Putin Absen, Capres Rusia Saling Hina saat Debat Perdana

Putin Absen, Capres Rusia Saling Hina saat Debat Perdana

61
0
SHARE

Jakarta, BeritaKoran — Dua dari delapan calon presiden Rusia, Vladimir Zhirinovsky yang merupakan Ketua Partai Liberal Demokratis (LPDR) dan satu-satunya kandidat wanita dalam daftar, Ksenia Sobchak, saling melontarkan hinaan dalam debat perdana pemilihan presiden (Pilpres) Rusia, Rabu (28/2).

Zhirinovsky, politikus yang dikenal memiliki sikap tempramental dan pernyataan berapi-apinya, tak segan menyebut Sobchak sebagai “perempuan jalang” dalam debat yang disiarkan langsung secara nasional di saluran televisi pemerintah, Channel One, itu.

Sobchak menyerang kembali Zhirinovsky dengan mengatakan pria itu idiot beberapa kali hingga menyiram wajah Zhirinovsky dengan air minum.

Ketegangan antara keduanya bermula saat salah satu kandidat presiden lain, Sergei Baburin, tengah berbicara. Sobchak meminta Zhirinovsky untuk diam karena pria itu menyela pernyataan Baburin.

Emosi, Zhirinovsky langsung melontarkan hinaan verbal terhadap presenter televisi sekaligus sosialita itu. Tak terima, Sobchak menyerang balik Zhirinovsky dengan bertanya kepada penonton apakah “sebagai lelaki bisa berbicara seperti itu kepada perempuan”.

Pemilu Rusia dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret mendatang. Jika dalam putaran pertama tidak ada satu pun kandidat yang meraup lebih dari setengah total suara pemilih, maka putaran kedua pemilu akan dilangsungkan pada 8 April 2018.
Spontan, perempuan 46 tahun itu bahkan menyiram wajah Zhirinovsky dengan air dari gelasnya. Dalam debat itu, Sobchak juga memperingatkan Zhirinovsky bahwa salah satu anggota partainya, Lenoid Slutsky, tengah menghadapi tuntutan pelecehan seksual.

Tidak terima, pria 71 tahun itu pun langsung menyebut Sobchak perempuan jalang dihadapan seluruh penonton. Dia juga mempertanyakan apakah Sobchak mengetahui secara langsung dugaan pelecehan itu.

Menanggapi insiden ini, juru bicara LPDR menuding Sobchak memprovokasi Zhirinovsky dengan mengolok ketuanya itu seperti badut di awal debat.

Sementara itu, Sobchak malah merasa dirinya perlu “menyiram air” wajah Zhirinovski untuk “mendinginkan emosinya” agar tidak mengalami serangan jantung.

Seluruh kandidat presiden kecuali calon petahana Presiden Vladimir Putin berpartisipasi dalam debat pertama itu.


Berdasarkan poling terbaru, Putin masih mendominasi suara dengan perolehan 69,5 persen meski turun 5,6 persen dari jajak pendapat sebelumnya.

Sementara itu, salah satu saingan berat Putin yakni miliarder dari partai Komunis, Pavel Grudinin, hanya memperoleh 15 persen suara meski dianggap cukup memukau pemilih dengan cara bicaranya yang lugas selama kampanye.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY