Sebelum Terjun dari Lantai 18, Agnes Tinggalkan Sepucuk Surat

Sebelum Terjun dari Lantai 18, Agnes Tinggalkan Sepucuk Surat

145
0
SHARE

SURABAYA, KOMPAS.com – Seorang warga Ngagel Jaya Barat Nomor 20 Surabaya bernama Agnes Veronica Ariyani Susanto (57) ditemukan tidak bernyawa di lahan parkir apartemen Puncak Permai Surabaya, Jumat (5/1/2018) sore. Sebelum terjun bebas dari lantai 18 apartemen tersebut, Agnes meninggalkan sepucuk surat di meja kamarnya.

Demikian isi surat yang ditulis Agnes:

Mami dan semuanya tolong…
Jangan biarkan aku hidup
Mereka akan mengejekku terus..
Kasihani aku ini
Kalau koma, cabut saja pernafasanku
PLEASE tolong aku..
Deposito tanya Kevin
Ko, flashdisk SPT&TA ada di kotak meja toilet & laptop. I love u
Tks semuanya. Kevin I love u

Di apartemen yang berlokasi di Jalan Darmo Permai Surabaya itu, korban tercatat sebagai penghuni kamar 1852 di lantai 18.

“Kami masih periksa saksi-saksinya,” kata Kapolsek Dukuh Pakis Kompol Slamet Sugiarto.

Sebelum terjun bebas, korban sempat terlihat duduk di bibir jendela lorong lantai 18.

“Saksi langsung menghubungi bagian engineering apartemen,” ujarnya.

Sebelum terjatuh ke lantai dasar, tubuh korban sempat menimpa mobil Xenia coklat metalik berpelat nomor L 1338 YL .

“Dugaan awal, kami menyebut korban murni bunuh diri dengan melompat dari lantai 18,” kata Slamet.

Korban langsung meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban, lanjutnya, mengalami patah pada kedua kaki, patah tangan kiri, pecah pada kepala sebelah kiri, dan luka-luka di sekujur tubuh.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY