Bukan Target, Penangkapan Jennifer Dunn Merupakan Hasil Pengembangan Kasus FS

Bukan Target, Penangkapan Jennifer Dunn Merupakan Hasil Pengembangan Kasus FS

153
0
SHARE

Beritakoran.com – Tahun 2018 diawali dengan sebuah berita mengejutkan, di mana Jennifer Dunn kembali terjerat kasus narkoba untuk ketiga kalinya. Saat ini pihak kepolisian pun sudah mengamankan aktris cantik 28 tahun itu. Pihak berwajib juga menceritakan perkenalan Jennifer Dunn dengan pengedar yang berinisial FS.

“Mereka kenal ini selang waktu satu tahun. Dalam proses pertemanan, pengakuan FS melakukan pemesanan sebanyak 10 kali (pada K). Dari 10 kali ini sedang kita dalami kapan dan di mana barang buktinya. Pengakuan dari JD tiga kali pesan,” ujar Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Calvjin Simanjuntak usai jumpa pers, Selasa (2/1).

Jennifer Dunn dan FS diketahui sudah saling mengenal selama satu tahun © KapanLagi.com/Bayu HerdiantoJennifer Dunn dan FS diketahui sudah saling mengenal selama satu tahun © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Lebih jauh, pihak kepolisian lalu menjelaskan kalau saat ini mereka masih melakukan proses penyidikan dengan melengkapi berkas-berkas. Juga, pihak kepolisian sudah mempersiapkan pengacara meski Jennifer Dunn sendiri belum bersedia untuk didampingi.

“Sampai saat ini masih proses penyidikan dengan melengkapi berkas-berkas yang ada. Proses lebih lanjut akan kami umumkan. Sementara kita terapkan primer pasal 114 Ayat 1 kita subsiderkan ke 132 Ayat 1 dan 112 Ayat 1. Saat ini kita tanyakan belum bersedia didampingi pengacara tetapi kita siapkan,” lanjut Calvin.

Calvin Simanjuntak tegaskan kalau Jennifer Dunn bukan target operasi yang diincar sejak lama © KapanLagi.com/Bayu HerdiantoCalvin Simanjuntak tegaskan kalau Jennifer Dunn bukan target operasi yang diincar sejak lama © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Pada momen yang sama Calvin Simanjuntak menjelaskan kalau Jennifer Dunn sendiri bukan target operasi yang memang sudah lama diincar. Berawal dari keresahan warga di sekitar rumah sang pengedar, pihak berwajib kemudian menangkap FS dan mengembangkan kasus tersebut hingga menuntun mereka pada Jennifer.

“Tidak, dia (Jennifer Dunn) bukan target. Tetapi kita mendapat laporan masyarakat sekitar rumah FS bahwa di TKP tersebut sering dilakukan penyalahgunaan. Berangkat dari situ kita tim menangkap FS, kita interogasi, kita kembangkan, bahwa pemesanan dilakukan FS. Jadi kita tidak ada menarget. FS mengakui hanya memesankan oleh JD. Tapi kita dalami. (Soal JD mengaku 3 kali pesan dalam setahun dan berbeda dengan pengakuan FS yang menyebut 10 kali) Kita akan konfrontir,” pungkasnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY