Pengertian Puisi dan Judul Puisi Hari Ini Adalah Air

Pengertian Puisi dan Judul Puisi Hari Ini Adalah Air

329
0
SHARE

Secara etimologi, istilah puisi berasal dari bahasa yunani, poeima, “membuat” atau poesis, “pembuatan”. Dalam bahasa Inggris disebut poem atau poetry. Puisi merupakan ekspresi pemikiran yang membangkitkan perasaan dan merangsang imajinasi pancaindra dalam susunan yang berirama. Tambahannya lagi, puisi merupakan rekaman dan interpretasi pengalaman manusia yang penting, dibuat dalam wujud yang paling berkesan.

Esensi puisi merupakan perwujudan pikiran, perasaan, dan pengalaman intelektual seorang penyair yang bersifat imajinatif, yang diungkapkan melalui bahasa yang memikat secara jujur dan sungguh-sungguh. Terdapat dua unsur penting yang membangun puisi, yakni metode puisi dan hakikat puisi. Metode puisi disebut juga struktur fisik puisi yang terdiri atas diksi. metode puisi disebut juga struktur fisik puisi yang terdiri atas diksi, pengimajian, kata konkret, bahasa figuratif, serta ritma dan rima. Adapun hakikat puisi disebut juga struktur batin puisi yang terdiri atas tema, perasaan, nada, dan amanat.

Puisi lama merupakan puisi yang terikat oleh syarat-syarat, seperti jumlah larik dalam setiap bait, jumlah suku kata dalam setiap larik, pola rima dan irama, serta muatan setiap bait. Yang termasuk puisi lama adalah bidal, gazal, gurindam, mantra, masnawi, nazam, kith’ah, rubai, pantun, seloka, syair, talibun dan teromba.

Puisi modern atau puisi baru adalah jenis puisi yang tidak terikat oleh aturan-aturan yang umum berlaku untuk jenis puisi lama. Struktur untuk puisi baru juga lebih bebas, baik dalam segi suku kata, jumlah baris, maupun rimanya. Jenis puisi modern ini terbagi menjadi tujuh macam, yaitu ode, epigram, romance, elegi, satire, himne, dan balada.

 

Air

Di mana kau air
Semua mencarimu
Tanpa dirimu …
Orang akan mati karena haus
Menjadi lemas kering layu

Dari pejabat tinggi, rendah …
Sampai pengemis pun
Kau akan dicari
Memang kau tirta
Sangat dibutuhkan oleh semua

Tapi kehadiranmu yang berlimpah
Banyak membikin manusia susah
Bagaimana tidak …
Rumah tanaman dan ternak
Bisa habis karena kau marah

 

|| Ines ||

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY