Dua Ibu Ini Tak Sangka Ketiban Rezeki, Dapat Hibah Sebulan Gaji Menteri

Dua Ibu Ini Tak Sangka Ketiban Rezeki, Dapat Hibah Sebulan Gaji Menteri

27
0
SHARE

CIAMIS, BeritaKoran.com – Dua wanita di Ciamis ini tak pernah menyangka siang itu, mereka bakal ketiban rezeki.

Mak Jariah (51) dari Dusun Mulyasari, Desa Purwasari, Kecamatan Banjarsari, serta Dedeh Darwati (25) dari Dusun Pasir Eurih, Desa Medanglayang, Panumbangan, terkejut saat Menteri Pertanian Amran Sulaiman menghibahkan sebulan gajinya untuk kedua ibu tani tersebut.

Amran datang berkunjung ke Medanglayang, Senin (9/10/2017) siang, bersama Menteri Pembangunan Desa Eko Putro Sanjoyo dan Menteri BUMN Rini Soemarno berikut jajaran Dirut bank pemerintah, termasuk Bank Mandiri dan BUMN Pertanian.

Saat memberi sambutan, tiap menteri mengundang petani yang hadir di Lapangan Desa Medanglayang untuk tampil ke panggung untuk menjawab berbagai kuis yang mereka lontarkan, termasuk Amran.

Belasan petani berebut silih berganti antre maju ke panggung untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan Mentan. Bonus uang yang akan ditransfer ke rekening Bank Mandiri sudah menanti.

Ketika Dedeh maju ke panggung sembari menggendong bayinya yang berusia 1,5 tahun, di belakangnya ada Mak Jariah.

Amran tak tega mengajukan pertanyaan ketika Dede nekat naik ke panggung ke depan podium di hadapan para pejabat sembari menggendong bayinya.

“Jadi ingat ibu saya. Ibu-ibu ini luar biasa,” katanya.

Amran lalu mengatakan, akan menyerahkan satu bulan gajinya untuk kedua ibu tersebut.

“Bingung mimpi apa tadi malam, tak menyangka dapat gaji menteri,” tutur Mak Jariah.

Petani asal Purwasari itu mengaku akan menggunakan bantuan dari Mentan tersebut untuk tambahan modal usaha.

“Tapi ibu belum tahu berapa besar gaji menteri. Yang penting tentu bisa jadi tambahan modal,” katanya.

Sementara itu, Dedeh mengaku belum punya ide untuk memanfaatkan bonus tersebut.

“Masih bingung untuk apa,” ujar ibu dua anak itu.

Begitu turun dari panggung, kedua wanita tersebut langsung didatangi petugas dari Setjen Kementrian Pertanian yang menanyakan nomor rekening kedua ibu tersebut yang bisa “dihubungi” (ditransfer). Petugas tersebut menyebutkan besar gaji (pokok) Mentan sekitar Rp 20 juta.

“Alhamdulillah, bisa untuk tambahan modal usaha,” ujar Mak Darwati yang mengaku sudah berangkat dari Banjarsari pukul 07.00 WIB sebelum acara.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY