WHO: Kolera di Somalia Bisa Menginfeksi Hingga 50 Ribu Orang

WHO: Kolera di Somalia Bisa Menginfeksi Hingga 50 Ribu Orang

173
0
SHARE

Jakarta, Kelaparan dan kekeringan yang terjadi di Somalia membuat wabah penyakit kolera meluas. Jika tak ditangani, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan jumlah korban terinfeksi akan terus bertambah.

Juru Bicara WHO Tarik Jasarevic mengatakan hingga saat ini tercatat 25.424 orang terinfeksi kolera di Somalia sejak awal tahun. WHO memprediksi jumlah korban akan bertambah mencapai 50 ribu orang ketika memasuki musim panas di pertengahan tahun.

“Somalia merupakan salah satu negara endemis kolera. Namun wabah kelaparan dan kekeringan yang terjadi saat ini bisa memperburuk kondisi kesehatan masyarakat yang sejatinya sudah sangat rendah,” tutur Jasarevic, dikutip dari Reuters.

Kolera merupakan penyakit diare akut yang bisa membunuh dalam waktu beberapa jam jika pasien tidak ditangani dengan baik. Anak-anak berusia 5 tahun ke bawah dengan gizi buruk memiliki risiko paling tinggi terinfeksi penyakit ini.

Salah satu cara penanganan kolera adalah memberikan air minum yang cukup dan antibiotik jika perlu. Sayangnya, wabah kekeringan di Somalia membuat stok air bersih sangat sulit.

“3 Juta orang di Somalia berisiko mengalami kolera. Angka kematian akibat kolera di Somali pun cukup besar, dengan 13 dari dari 18 provinsi di Somalia terdampak wabah,” papar Jens Laerke dari Persatuan Bangsa-Bangsa.

Peperangan yang terjadi di negara tersebut juga memperparah beban masyarakat. Somalia saat ini harus berperang melawan perompak dan juga serangan teroris al Shabaab, jaringan teroris al Qaeda.

Perdana Menteri Somalia, Hassan Ali Khaire, mengatakan bencana kekeringan memengaruhi seluruh sektor termasuk peternakan dan pertanian. Kurangnya pasokan makanan membuat masyarakat kelaparan.

Di sisi lain, bencana kekeringan juga membuat sumur, sungai dan mata air kering. Hal ini membuat masyarakat kekurangan pasokan air bersih, yang berujung pada buruknya sanitasi dan munculnya penyakit kolera.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY