Majalah Play Boy Kembali Tanpa Busana

Majalah Play Boy Kembali Tanpa Busana

135
0
SHARE

Majalah pria yang mendunia, PlayBoy, mengumumkan kembalinya mereka ke ‘asal.’ Dengan menampilkan headline “Tanpa Busana adalah Normal,” majalah tersebut kembali menampilkan model-model yang tak berbusana dalam edisi Maret/April.

“Saya akan menjadi orang pertama yang mengakui bahwa cara majalah ini menampilkan foto tanpa busana sudah ditetapkan, tapi ketelanjangan tak pernah menjadi masalah karena ketelanjangan bukanlah masalah,” ujar Pemimpin Kreatif majalah PlayBoy, Cooper Hefner, dalam sebuah pernyataan yang disampaikan melalui website majalah tersebut dan dikutip oleh Reuters, Selasa, 13 Februari 2017.

“Hari ini, kami umumkan untuk mengembalikan identitas kami, dan menegaskan siapa kami,” ujar Cooper menegaskan. Cooper adalah anak pendiri PlayBoy, Hugh Hefner.

Setahun lalu, majalah pria dewasa ini memutuskan untuk tak lagi menampilkan foto-foto perempuan telanjang. Mantan bintang Baywatch, Pamela Anderson menjadi perempuan terakhir yang berpose tanpa busana dalam majalah tersebut pada edisi Januari/Februari 2016.

Alasan PlayBoy saat itu adalah mereka merasa ketinggalan zaman karena maraknya fotografi di internet. Lalu sejak Maret 2016, PlayBoy tampil lebih ‘tertutup.’ Mereka mengganti ketelanjangan dengan mengambil foto alami modelnya dengan pakaian yang minim. PlayBoy mengganti ketelanjangan dengan ‘kegenitan.’

Majalah PlayBoy didirikan pada tahun 1953, jenisnya yang spesifik membuat majalah tersebut mendapat tempat khusus di pembacanya yang tersebar di seluruh dunia. Oplahnya sempat mencapai hingga 5,6 juta eksemplar. Namun sejak beberapa tahun lalu jumlah tersebut menurun drastis hingga 800.000 eksemplar. Majalah tersebut juga terus menerima tekanan dari kelompok perempuan untuk mengakhiri praktik ofensif dan merendahkan perempuan yang menurut mereka banyak ditemukan.

Tapi pengumuman Hefner mengakhiri tertutupnya PlayBoy. Ia memutuskan PlayBoy kembali ke asal. Tak hanya kembali telanjang, majalah tersebut juga akan mengembalikan dua kolom yang pernah ada tahun 1960-an dan akhirnya dihapus, yaitu “Party Jokes,” dan “The PlayBoy Philosophy.”

Hefner menegaskan, isu-isu mendatang akan mencerminkan bagaimana brand PlayBoy akan terkait dengan generasinya dan generasi mendatang.

Mansion terkenal PlayBoy, yang juga menjadi rumah Hugh Hefner, yang dijadikan tempat untuk bermewah-mewah dan melakukan pesta hedonis sepanjang tahun 1960 hingga 1970 terjual pada Agustus tahun lalu dengan harga lebih dari 100 juta dolar AS. Meski demikian, Hefner yang kini berusia 90 tahun,  masih diijinkan tinggal dirumah tersebut hingga akhir usianya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY