16 Besar Liga Champions, Adu Kuat Para Raksasa

16 Besar Liga Champions, Adu Kuat Para Raksasa

136
0
SHARE

Liga Champions musim 2016/2017 sudah memasuki babak 16 besar. 16 tim terbaik Eropa akan saling jegal dalam kampanye menuju yang terkuat di benua biru. Dari delapan laga yang akan digelar, akan ada beberapa “raksasa” yang sudah harus baku hantam di fase ini.

Salah satu laga yang akan jadi sorotan mata dunia adalah kala Bayern Munich menjamu Arsenal di Allianz Arena. Bukan hanya soal ambisi tim, duel dua raksasa Eropa ini juga akan diwarnai perang bintang di masing-masing lini kedua tim.

Dalam 10 pertemuan terakhir kedua tim di Liga Champions, Bayern masih sedikit dominan atas Arsenal. The Bavarians sukses memetik lima kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya menelan tiga kekalahan.

Di ajang Liga Champions musim lalu, kedua tim berada dalam satu grup. Arsenal lebih dulu mengandaskan Bayern dengan skor 2-0. Namun, dendam Arjen Robben cs terbalaskan setelah Bayern menggasak Arsenal di Allianz Arena dengan skor telak 5-1.

Sebelumnya, Bayern dan Arsenal juga sudah saling jegal di Liga Champions sejak musim 2000/2001, 2004/2005, 2012/2013, dan 2013/2014. Selama lima musim jumpa di ajang Liga Champions, dua pertemuan diantaranya berada di fase knockout.

Malangnya, Arsenal senantiasa disingkirkan oleh Bayern. Musim 2004/2005, The Gunners didepak Bayern di babak 16 besar. Kemudian di musim 2012/2013, Arsenal juga tersingkir di fase yang sama.

Perang Urat Syaraf

Setiap duel dua tim kuat, selalu ada perang urat syaraf yang dilontarkan jelang pertandingan. Hal ini yang dikemukakan oleh gelandang Bayern Munich, Arturo Vidal.

Vidal memberi isyarat tentang bagaimana dahsyatnya kekuatan Die Roten saat bermain di depan publik sendiri. Meski demikian, eks bintang Juventus menginginkan Arsenal bermain lebih terbuka, dan bukan dengan pola bertahan seperti kebanyakan lawan yang datang ke Allianz Arena.

“Di sini, di Jerman, semua tim yang kami lawan selalu bermain bertahan. Di Liga Champions, semua tim harus menunjukkan bagaimana bermain sepakbola,” ujar Vidal dikutip Soccerway.

“Saya ingin Arsenal bermain seperti bagaimana bermain di Premier League, dan kami ingin melawan tim yang seperti itu. Tim-tim harus bermain layaknya sedang berbicara ‘ini lah mengapa kami layak bermain di Liga Champions’. Bayern akan bermain seperti itu,” katanya.

Polemik Pertahanan Arsenal

Di kubu Arsenal, saat ini Arsene Wenger tengah dihadapkan pada polemik lini pertahanan. Bagaimana tidak, Arsenal sudah kebobolan lima gol dalam tiga laga terakhirnya.

Ujian melawan Bayern jelas sangat berat bagi Laureny Koscielny cs. Sebab, Bayern memiliki sederet nama juru gedor semisal, Robert Lewandowski, Arjen Robben, atau Thomas Mueller.

“Saya pikir disiplin dalam bertahan adalah sesuatu yang harus kami lakukan. Jika kami ingin menjadi tim bagus, kami harus disiplin dalam hal tersebut,” kata defender Arsenal, Per Mertesacker, dilansir Dailystar.

“Kami perlu fokus dan Bayern Munich akan memberikan kami kesempatan lagi. Kami ingin membuktikan diri sebagai tim yang bisa bersaing di level internasional,” ujarnya.

Selain itu, Wenger juga sampai saat ini belum memastikan perihal siapa penjaga gawang yang akan tampil dalam laga nanti. Sementara Wenger sudah berjanji kepada David Ospina untuk memainkannya di Liga Champions, Petr Cech justru lebih punya banyak pengalaman di Liga Champions.

Kiper asal Republik Ceko ini pernah ikut mengandaskan mimpi juara Bayern di Liga Champions musim 2011/2012, saat masih membela Chelsea.

Madrid Ingin ‘Keperawanan’

Sementara itu, satu laga lainnya tak kalah menarik adalah saat Real Madrid menjamu Napoli di Santiago Bernabeu. Meski lebih diunggulkan, Zinedine Zidane enggan sesumbar.

Arsitek Los Blancos ini menegaskan pentingnya menjaga “keperawanan” gawang dalam laga dengan sistem home and away.

“Hal yang paling penting dalam fase eliminasi adalah menjaga clean sheet. Saya ingin kami fokus dan menjaga keseimbangan,” kata Zidane dikutip Gianlucadimarzio.com.

“Di pertandingan pertama, kami akan bermain di kandang. Kami tahu kami bisa menyakiti Napoli, hal yang sama juga bisa mereka berikan kepada kami,” ujarnya.

Siapakah raksasa yang akan berhasil menumbangkan lawannya? Patut ditunggu, Bayern kontra Arsenal, sementara Madrid akan menghadapi kolektivitas Napoli.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY