Anak yang Baik Tidak Biarkan Ibu Selalu Sendirian di Rumah

Anak yang Baik Tidak Biarkan Ibu Selalu Sendirian di Rumah

199
0
SHARE

Kesepian merupakan bom waktu yang mematikan perlahan-lahan. Kondisi ini acap kali terjadi pada pria dan wanita yang telah berusia kepala enam.

Anda yang memiliki ibu berusia 60-an atau lebih dan masih memiliki nenek, maka sering-seringlah mengunjungi mereka pada akhir pekan.

Lalu, apabila Anda tinggal serumah dengan ibu atau nenek, maka luangkan banyak waktu untuk mengobrol dan mendengarkan cerita mereka.

Sebab, menurut penelitian University of California yang berlokasi di San Fransisco, kesepian merupakan pemicu depresi dan penurunan kesehatan kaum lanjut usia.

Para peneliti mempelajari dan mendokumentasikan kehidupan 1.600 responden berusia rata-rata 71 tahun.

Alih-alih faktor penuaan dan kesehatan, kebanyakan responden mengalami penurunan fisik karena kesepian.

Sebanyak 23 persen responden meninggal selama penelitian yang memakan waktu enam tahun. Lalu, lebih kurang 14 persen responen meninggal karena merasa sepi dan hidup sendiri.

“Setiap manusia butuh orang lain, orang-orang mengetahui kita, menghargai kita, memberikan kebahagiaan, dan hal-hal itu selalu menjadi penyemangat hidup,” terang Barbara Moscowitz, salah satu peneliti yang bekerja untuk Massachusetts General Hospital kepada The New York Times.

Para kaum lanjut usia sangat menghargai dan menilai tinggi hubungan pertemanan sama dengan hubungan dengan darah daging sendiri.

“Seiring usia, Anda semakin memiliki banyak pengalaman dalam lingkungan pertemanan, Anda bisa menilai siapa yang tulus dan tidak. Selain itu, Anda juga bisa menilai orang seperti apa yang patut diperjuangkan,” jelas Rosemary Blieszner, seorang profesor perkembangan humanis di Virginia Tech.

Blieszner pun menambahkan bahwa tawa dan merasa dibutuhkan menjadi unsur yang membuat ayah dan ibu lanjut usia hidup lebih lama.

Oleh karena itu, dia menyarankan agar para pria dan wanita dewasa yang masih memiliki orangtua untuk lebih sering menghabiskan waktu bersama-sama.

“Jangan lupa untuk tertawalah bersama mereka,” pungkasnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY