Lawan KPK, Irman Gusman resmi ajukan praperadilan

Lawan KPK, Irman Gusman resmi ajukan praperadilan

131
0
SHARE

Irman Gusman resmi mengajukan gugatan praperadilan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Gugatan diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Melalui kuasa hukumnya Tommy Singh, membenarkan Ketua DPD itu melakukan perlawanan dengan menempuh jalur praperadilan. Tommy mengatakan, penangkapan Irman oleh KPK tidak sesuai prosedur.

“Kami keberatan atas penangkapan, penahanan, dan pemeriksaan kepada Pak Irman. Menurut hemat kita, KPK tidak melakukan 3 hal itu sesuai prosedur,” ujar Tommy Singh saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (29/9).

Tiga hal yang dianggap Tommy menyalahi aturan adalah tidak ada surat keterangan dalam penugasan, bukan operasi tangkap tangan, dan penahanan Irman Gusman.

Mulainya proses persidangan hingga kini belum ditetapkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. “Biasanya baru tiga hari baru ditetapkan kapan waktu sidangnya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Irman ditahan lantaran sebelumnya ditangkap KPK di rumah dinasnya, Jl Denpasar C3/8 Jakarta Selatan, Sabtu dini hari tadi. Irman ditangkap setelah kedapatan menerima uang Rp 100 juta dari Xaveriandi Sutanto, direktur CV Semesta Berjaya, sebagai bentuk suap pemberian rekomendasi penambahan kuota gula impor ke Bulog.

Di lokasi tersebut KPK juga mengamankan istri Xaveriandi, Memi, dan Willy Sutanto adik kandung Xaveriandi.

Setelah melakukan pemeriksaan 1X24 jam KPK menetapkan beberapa orang tersangka dari kasus suap Irman Gusman. Sebagai pemberi Xaveriandi, dan Memi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan Irman disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY