Teknologi dianggap berperan penting guna pembangunan desa

Teknologi dianggap berperan penting guna pembangunan desa

108
0
SHARE

Pentingnya teknologi informasi dan teknologi dirasa penting untuk berdayakan desa. Sehingga diharapkan mampu memaksimalkan guna pembangunan lintas sektor mulai dari ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga manajemen pemerintahan daerah.

Guna memaksimalkan peran teknologi informasi dan komunikasi bagi desa, belakangan ini sudah digelar festival. Tahun ini, Festival Desa Teknologi Informasi dan Komunikasi (Destika) digelar di Danau Sentani, Kalkote, Jayapura, Papua, Rabu (28/9). Acara itu rencananya digelar selama tiga hari.

Ketua Panitia Festival Destika Budiman Sudjatmiko, mengungkapkan acara tiga hari ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat dan perangkat desa untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi.

“Akan terbangun yang namanya sinergi antar desa berbasis teknologi informasi. Dari sini diharapkan terbangun perniagaan, penjualan produksi-produksi desa ke kota lewat sarana ekonomi digital. Juga produksi kota bisa dikonsumsi desa dengan harga yang disepakati dan diketahui bersama,” ujar Budiman dalam keterangan persnya.

Inisiator lahirnya Undang-Undang Desa nomor 6 tahun 2014 ini menambahkan, dalam bidang pendidikan dan kesehatan nantinya teknologi juga dapat membuka akses masyarakat desa terhadap layanan lebih berkualitas. Tentu ini melalui kerja sama dengan pemangku kepentingan eksternal.

“Dengan kampus dan lembaga pendidikan lain, akan dibuat e-learning. Kita juga kerja sama dengan IDI, mereka tidak harus ke desa. Cukup buat chanel untuk mengajari cara menanggulangi atau mencegah penyakit,” ujarnya.

Terkait manajemen, menurut anggota komisi II DPR ini, pemerintah daerah diharapkan menerapkan pemanfaatan teknologi guna mengelola dana desa menjadi semakin optimal.

“Desa sekarang sudah banyak uang yang lahir dari UU Desa. Sehingga setiap tahun stakeholder harus bergegas membantu, bekerja sama. Kalau enggak segera, sayang kalau orang kebingungan ke mana harus mengalokasikan dananya,” ungkapnya.

“Dengan teknologi, pengelolaan dana ini akan transparan dan akuntabel dan partisipatif. Bisa kita pastikan bersama-sama dananya akan diarahkan secara optimal untuk kesejahteraan rakyat,” tambahnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY