Risma pamer berhasil bangun Surabaya di depan calon kepala daerah

Risma pamer berhasil bangun Surabaya di depan calon kepala daerah

183
0
SHARE

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini diundang DPP PDIP menjadi pembicara dalam sekolah partai untuk calon kepala daerah. Risma diminta untuk bercerita kisah dan kiat suksesnya memimpin Surabaya. Di depan puluhan peserta, Risma membeberkan pencapaiannya selama memimpin ibu kota Jawa Timur itu.

Pertama, terobosan Risma saat menjadi wali kota adalah berkaitan dengan politik anggaran. Risma mengaku telah memangkas jumlah kelurahan yang ada di Surabaya karena dinilai sebagai pemborosan.

“Itu kantor kelurahan di Surabaya ada 163 kelurahan. Kemudian saya mencoba kalau ini besar habis untuk belanja pegawai. Kemudian kelurahan ini saya kecilkan. Ada satu kelurahan yang tak efektif. Karena adanya di salah satu markas. Hanya mengurusi satu markas. Menurut saya itu tidak efektif. Akhirnya coba kita gabung menjadi tinggal 154 kelurahan,” kata Risma di Kinasih Resort Depok, Jl Raya Cilangkap, Kelurahan Cilangkap, Tapos, Depok, Selasa (6/9).

Selain itu, Risma juga telah membenahi pelayanan UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Pendidikan. Sebelum Risma menjabat, UPTD Pendidikan di Surabaya hanya berjumlah 1 di tiap kecamatan. Dan saat ini, jumlahnya bertambah.

“UPTD Dinas Pendidikan karena kita melayani pakai online maka kemudian UPTD dulu setiap kecamatan ada 1 UPTD Dinas Pendidikan tiap kecamatan. Sekarang tinggal 5. Di UPTD itu ternyata banyak guru. Yang guru saya kembalikan biar mengajar. Kemudian yang bukan guru saya masukan di kelurahan-kelurahan yang membutuhkan,” terangnya.

Tak hanya itu, Risma mengklaim telah membuat sekolah gratis bagi anak-anak di Surabaya mulai dari tingkat PAUD hingga SMA. Tiap sekolah pun, katanya, telah dilengkapi dengan free hotspot area.

“Di Surabaya semua sekolah gratis. Mulai PAUD sampai SMA/SMK. Negeri dan swasta. Kita berikan fasilitas yang sama. Sepanjang dia ngambil BOPDA dari APBD. BOPDA lebih besar dari BOS. Maka dia punya kewajiban dia harus sekolah gratis. Di seluruh sekolah itu free wifi. Internet gratis. Siapa pun itu,” klaimnya.

Di bidang kesejahteraan sosial, Risma mengaku telah mengimplementasikan kebijakan Pemerintah Pusat dengan mengucurkan dana BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) kepada masyarakat.

“Kita berikan BPJS. Untuk lansia miskin kita berikan makanan setiap hari. Orang cacat kita berikan makanan. Lebih dari Rp 150 miliar kita berikan kepada anak-anak tadi,” jelasnya.

Dalam hal infrastruktur, lanjutnya, Pemkot juga telah membangun 101 lapangan olahraga. Serta, melakukan penataan terhadap Pedagang Kali Lima (PKL) dengan baik. Tak lupa, Risma juga membanggakan keberhasilannya dalam menata taman-taman kota sebagai salah satu pusat kegiatan masyarakat.

“Ada 101 lapangan olahraga saya buat di kampung-kampung. Ada volly, basket. sepanjang sungai dulu penuh PKL. Lalu PKL kita tata. Sekarang ada taman yang kalau sore anak-anak ada yang nari di sini. Ada taman ekspresi dan ada taman prestasi. Ada Festival Kalimas juga,” tandas Risma.

“Warga kalau Minggu ada di taman itu mancing. Jadi kalau misal di taman mancing ikannya habis saya tambah lagi. Jadi biar bapak-bapaknya enggak kemana-mana. Mancing saja. Saya juga buatkan sungai, lalu buat kolam renang di Surabaya. Tapi ini masih proses,” tandasnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY