Kebakaran rumah tewaskan tiga balita diduga berasal dari kompor kayu

Kebakaran rumah tewaskan tiga balita diduga berasal dari kompor kayu

140
0
SHARE

Polisi dari Polsek Balongbendo, jajaran Polres Sidoarjo, hingga kini masih lakukan penyelidikan dan penyidikan. Terutama mengenai kebakaran di Desa Suwaluh, RT 15 RW 4, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, yang menewaskan tiga balita.

“Ini masih dilakukan penyelidikan,” terang Kapolsek Balongbendo Kompol Sutriswoko, Senin (29/8) malam.

Untuk mengetahui penyebabnya, kata Sutriswoko, polisi akan melakukan pemeriksaan beberapa warga, juga keluarga korban. Untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Terutama orang yang ikut melakukan pemadaman di kebakaran rumah terbuat anyaman bambu milik pasangan suami istri, Imam Muslimin dengan Ana.

Sebab, hingga sekarang untuk dugaan sementara, kebakaran disebabkan, karena tungku kompor yang menggunakan kayu. “Dari keterangan didapat anggota untuk sementara diduga berawal dari orang tua korban sedang memasak air dengan menggunakan kompor kayu, dan masih menyala. Kemudian, ditinggal untuk salat,” kata dia.

Saat ditinggal salat di tempat ibadah dekat rumahnya, ketiga anaknya yakni Mohammad Faris berusia 5 tahun, Afgan Sukro 3 tahun dan Abdul Rohman 2 tahun, sedang tidur. Tapi, begitu Ana yang baru selesai salat, dan pulang kembali, rumahnya sudah rata dengan tanah, lantaran ludes terbakar. Ketiga anaknya tewas berpelukan di dalam kamar.

Warga sendiri, saat itu sudah berusaha untuk melakukan pemadaman. Namun, angin yang kencang, menyebabkan rumah Ana ludes.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY