Suryo Prabowo masuk daftar hitam Singapura karena kesamaan nama

Suryo Prabowo masuk daftar hitam Singapura karena kesamaan nama

191
0
SHARE

Kementerian Luar Negeri merespons cepat tindakan Singapura memasukan nama Letjen TNI (Purn) Johannes Suryo Prabowo dalam daftar hitam imigrasi. Pihak Negeri Singa berkilah pemeriksaan seperti itu memang dilakukan secara rutin.

“Pihak imigrasi menyampaikan bahwa itu pemeriksaan yang rutin dilakukan oleh imigrasi karena ada nama yang sama (common names),” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arrmanatha Nasir, Jumat (19/8).

Menurutnya, KBRI sudah meminta penjelasan kepada pihak Imigrasi terkait kejadian itu. “Tidak ada black list karena setelah ditanya, ternyata identitas berbeda sehingga sudah clear dan yang bersangkutan bisa melanjutkan perjalanan,” tuturnya.

Suryo mengaku tak terima dimasukan dalam daftar hitam oleh imigrasi Singapura. Kejadian ini dialaminya saat transit di Bandara Changi, Singapura, Rabu (17/8). Alasan pihak Singapura menurutnya sangat tidak jelas.

“Tuntutan saya pemerintah Singapura minta maaf bukan hanya penjelasan. Berhenti menunjukkan sikap permusuhan dengan bangsa Indonesia,” tegasnya, Jumat (19/8).

Seperti diketahui, Suryo mengalami kejadian tidak menyenangkan saat transit di Bandara Changi, Singapura, Rabu (17/8) lalu. Mantan Wakil Kepala Staf TNI AD itu masuk daftar hitam imigrasi Singapura.

Suryo mengatakan alasan pihak Singapura mem-blacklist dirinya sangat tidak jelas. Selama satu jam mantan Kepala Staf Umum itu diwawancara panjang lebar dan ditanya hubungan dengan orang yang tak dikenalnya bernama Indra M.

Suryo baru pulang dari Fiji dengan menggunakan maskapai Fiji Airways FJ361. Dia tertahan saat ingin mengambil bagasi. Suryo harus pindah pesawat untuk kembali ke Jakarta karena ingin mengikuti acara 17 Agustus di kampung halamannya, Semarang, Jawa Tengah.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY