Cuaca ekstrem bisa picu penyakit bawaan jemaah haji

Cuaca ekstrem bisa picu penyakit bawaan jemaah haji

162
0
SHARE

50 Jemaah haji mengalami gangguan kesehatan tak lama setelah mendarat di Bandara AMAA Madinah. Setelah kedatangan kloter pertama pada 9 Agustus lalu, total 50 jemaah yang telah ditangani, baik yang mengalami gangguan kesehatan ringan hingga yang harus dirujuk ke Rumah Sakit King Fahd Arab Saudi.

Menurut Kepala Seksi Kesehatan Daker Madinah PPIH Arab Saudi, dr Tjetjep Ali Akbar, kebanyakan jemaah haji mengalami dehidrasi lantaran cuaca Madinah yang sangat terik. Selain itu, para jemaah juga ada yang mengalami patah tulang akibat jatuh dari kamar mandi, kaki melepuh lantaran sandal hilang saat di Masjid Nabawi, hingga penyakit-penyakit bawaan kambuh lantaran terpicu cuaca Madinah yang kurang bersahabat.

“Di sini cuacanya panas, jadi bertambah parah, dehidrasi dan lain-lain,” kata dr Tjetjep di kantor Kesehatan Haji Indonesia Madinah, Sabtu (13/8).

Tjetjep berharap, setelah tiba di Madinah, jamaah haji sebaiknya istirahat terlebih dahulu, agar tidak capek sehingga bisa melakukan ibadah arbain dengan baik. Kasus meninggalnya jemaah haji asal Ponorogo salah satunya dipicu kelelahan, langsung melakukan ibadah di Masjid Nabawi, sehingga penyakit jantungnya kambuh hingga akhirnya meninggal dunia.

“Harusnya istirahat dulu. Mereka langsung arbain. Maunya cepat selesai. Tapi namanya masyarakat kita tidak bisa melarang,” imbuh Tjetjep.

Tjetjep mengatakan, kebanyakan penyakit yang diderita oleh jemaah haji adalah penyakit-penyakit bawaan saat di Tanah Air. Dipicu oleh cuaca buruk, sehingga mereka dehidrasi dan akhirnya menyebabkan penyakit bawaan kumat.

“Penyakit paling parah ya penyakit bawaan dari tanah air. Di sini bertambah parah karena cuaca buruk,” jelasnya.

Namun Tjetjep meminta masyarakat tak perlu khawatir. Kantor Kesehatan Haji Indonesia di Madinah memiliki peralatan medis yang lengkap serta obat-obatan yang cukup, dan dilengkapi tenaga medis yang mumpuni. Apapun penyakitnya akan ditangani dengan baik, dan jika memang sudah tidak bisa ditangani maka akan dirujuk ke RS King Fahd.

Sejauh ini ini sudah ada tujuh jemaah haji Indonesia yang dirujuk ke RS King Fahd. Empat sudah pulang dan tiga lagi masih dirawat di RS King Fahd.

Sementara cuaca di Madinah saat ini berkisar antara 38-45 derajat celcius.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY