Adu Tajam Wales Versus Belgia

Adu Tajam Wales Versus Belgia

570
0
SHARE

ILLE,  Stade Pierre-Mauroy akan menjadi panggung penentuan siapa tim tertajam di Piala Eropa 2016. Stadion berkapasitas 50.186 kursi ini akan menjadi gelanggang pertarungan dua tim tertajam sejauh ini, Wales dan Belgia.

Sejauh ini, Belgia adalah tim paling produktif dengan catatan 8 gol. Mereka hanya gagal sekali mencetak gol ketika kalah 0-2 dari Italia pada laga pertama.

Setelah kekalahan tersebut, Belgia bangkit meraih kemenangan dan dengan catatan tak kebobolan.

Total, sebanyak 8 gol yang digelontorkan Belgia ke gawang lawan-lawannya yakni Republik Irlandia (3 gol), Swedia (1 gol), dan Hungaria (4 gol).

Semua gol dari Belgia tersebut tidak bergantung dari satu pemain. Delapan gol Belgia diciptakan 7 pemain berbeda.

Romelu Lukaku menorehkan dua gol, sisanya merata oleh enam pemain. Mereka adalah Alex Witsel,  Radja Nainggolan, Toby Alderweireld, Eden Hazard, Yannick-Ferreira Carrasco, dan Michy Batshuayi.

Dua nama terakhir mencetak gol dengan status sebagai pemain pengganti saat melawan Hungaria pada babak 16 besar.

Batshuayi hanya membutuhkan dua menit untuk mencetak gol setelah masuk menggantikan Lukaku pada menit ke-76. Adapun Carrasco yang bermain sejak menit ke-70, mampu mencetak gol jelang akhir pertandingan.

Lalu di mana kekuatan serangan Belgia? Daya gempur Belgia bertumpu pada segitiga antara De Bruyne, Hazard, dan Lukaku. Tiga pemain ini selalu bermain dalam setiap laga.

De Bruyne menjadi roda serangan Belgia. Dia adalah satu-satunya pemain yang  selalu tampil penuh. Beda dengan Belgia, Wales selalu bisa mencetak gol dalam setiap pertandingan.

Pemain Manchester City itu pun membayar kepercayaan pelatih dengan mengemas tiga assist. Di belakang De Bruyne, ada Eden Hazard (2 assist), Nainggolan, dan Thomas Meunier yang sama-sama mengoleksi 1 assist.

Kerena itu, ketangguhan dan kekompakkan trio Belgia ini dibutuhkan untuk membongkar pertahanan Wales yang solid tak kebobolan dalam dua pertandingan terakhir.

Berbicara pertahanan, lini belakang Belgia kemungkinan besar bakal menjadi sasaran empuk bagi Gareth Bale dan kawan-kawan. Absennya Jan Vertonghen (cedera) dan Thomas Vermaelen (akumulasi kartu) di sisi kiri pertahanan menjadi sinyal bahaya bagi Belgia.

Betapa tidak, kedua pemain tersebut menjadi langganan di lini belakang Belgia. Terlebih bila ditelaah dari statistik secara keseluruhan lini belakang Belgia, Vermaelen berada di urutan pertama dengan intercept 2,8, 4,8 sapuan, dan 0,8 blok rata-rata per pertandingan.

Vertonghen pun memiliki peran vital. Pemain Tottenham Hotspurtersebut membukukan 1,3 intercept, 5,3 sapuan, dan 0,5 blok pertandingan.  Karena itu, Wilmots harus meramu pertahanan yang solid untuk meredam sengatan Wales.

Lawan Belgia, Wales, merupakan tim terproduktif kedua sejauh ini. Pasukan Chris Coleman telah membukukan 7 gol.

The Dragons – julukan Wales – memiliki mesin gol pada sosok Gareth Bale. Bintang Real Madrid tersebut untuk sementara menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Eropa dengan torehan tiga gol, dua diantaranya dikreasi Bale dari tendangan bebas. Per pertandingan, Bale melepaskan 4,8 tembakan.

Di balik penampilan gemilang Bale, Aaron Ramsey memberikan kontribusi maksimal dengan catatan satu gol dan dua assist.Jangan lupakan juga Joe Allen yang memberikan kontribusi duaassists. Lalu siapakah yang tertajam pada laga nanti?0405272nainggolan-goal780x390

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY