Bos Erajaya Sayangkan OnePlus Mundur dari Indonesia

Bos Erajaya Sayangkan OnePlus Mundur dari Indonesia

310
0
SHARE

JAKARTA – Aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) masih menjadi batu pengganjal bagi sejumlah pengusaha retail dan vendor untuk menjual smartphone 4G di Indonesia. Hal ini dikatakan Presiden Direktur Erajaya, Budiarto Halim.

Budi mengatakan bahwa TKDN adalah tantangan bagi vendor yang serius untuk menggarap potensi Indonesia yang besar. Oleh karena itu, ia menyayangkan keputusan OnePlus yang memutuskan untuk hengkang dari Indonesia karena menyerah dengan TKDN.

“Menurut saya itu sayang ya. Kalau mereka bareng kita, kita kan bisa membujuk mereka untuk bikinlah TKDN di sini. Kita tetap bujuk mereka dan menunjukkan bahwa pasar Indonesia itu besar. Sayang ditinggalkan jangan putus asa karena sekali mereka bisa, pasar mereka besar. Saya yakin mereka yang hengkang itu belum melihat Indonesia sebagai pasar yang besar, mereka belum begitu serius. Kalau sudah, mereka pasti mempertimbangkan secara serius TKDN ini karena reward-nya jauh lebih besar. Potensi pasar kita itu besar sebagai ketiga di Asia setelah China dan India,” kata dia.

Lebih lanjut, Budi menilai keputusan Pemerintah untuk menerapkan TKDN sudah tepat waktunya karena dengan begitu hanya brand yang serius saja yang akan survive. Seperti yang diketahui, dua brand yang perangkatnya dijual oleh Erajaya seperti Xiaomi dan Apple tersandung TKDN, sehingga belum bisa menjual perangkat baru dari dua merek tersebut di Indonesia.

Sementara itu, OnePlus yang mengumumkan mundur dari Indonesia beberapa waktu lalu sebenarnya sudah mencoba untuk merilis tiga smartphone. Ketiganya disetel 3G karena belum mendapatkan izin untuk dijual dengan konektivitas 4G.bos-erajaya-sayangkan-oneplus-mundur-dari-indonesia-8g5IhGk7j2

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY